BAHAYA MENGONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI
MAKANAN CEPAT SAJI
Februari, 24-2022
Geisha pratama
XII mipa 4
Judul: EFEK SAMPING MENGONSUMSI MIE INSTAN
BAHAYA MENGONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI
Makanan cepat saji adalah makanan yang dapat di sajikan dalam waktu 5-10 menit. Dengan kata lain dapat dihidangkan dengan cepat. Mie instan sendiri adalah makanan cepat saji yang sangat digemari oleh banyak orang, terlepas dari harganya murah dan cara memasaknya yang sangat mudah. Dari kebanyakan orang, seorang perantau atau anak kost sangat menggemari atau menjadi pelanggan setia yang membeli mie instan dikarenakan dapat menghemat uang atau cara memasaknya yang mudah, apalagi saya sendiri adalah anak kost hehe.
Produk mie instan sendiri adalah salah satu produk makanan cepat saji yang semakin lama digemari oleh banyak orang. bagaimana tidak, cara penyajiannya saja sangat mudah dan harganya pun tergolong ekonomis. Selain itu, pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan resiko kesehatan untuk tubuh seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Berikut beberapa resiko dan bahaya yang dapat dialami jika mengonsumsi mie instan secara berlebihan yaitu:
Mengonsumsi mie instan berlebihan menyebabkan penyakit hipertensi. Mengonsumsi mie instan berlebihan dapat memicu hipertensi karena mie instan memiliki kandungan garam yang tinggi (900-950) menurut DR. dr. Samuel oetoro, MS, Sp.GK
Menyebabkan obesitas. Dampak mie instan terhadap obesitas tergantung pola konsumsi. DR. dr. Samuel oetoro, MS, Sp.GK menjelaskan jika mie instan dikonsumsi dalam porsi besar dan kemudian diberi bahan tambahan seperti keju, sosis, kornet, telur, tentu mampu menyebabkan obesitas.
Mengonsumsi mie instan terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Pada saat proses pengawetannya, mie instan ditambahkan dengan zat bernama tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ). Pengawet ini berbahan dasar minyak yang juga terdapat dalam produk pestisida. Nah, tubuh memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencerna pengawet ini. Bahkan setelah dua jam, perut belum juga mampu mengurai TBHQ sehingga hal ini dapat mengganggu jalannya pencernaan
Meningkatkan resiko penyakit liver. Makanan yang melalui proses pengolahan panjang seperti mie instan mengandung pengawet dan zat aditif yang bila dikonsumsi terlalu banyak akan menekan kerja organ hati (liver) karena sulit diuraikan. Bila terus dibiarkan, organ hati bisa kewalahan lalu menimbun lemak berlebih dalam selnya sendiri. Akibatnya, lemak yang menumpuk akan menimbulkan kerusakan pada liver.
Mie instan termasuk makanan yang berbahaya bagi tubuh jika terlalu banyak di konsumsi. Karena Pengawet dan penyedap rasa dalam mie instan dapat berbahaya apabila mi instan dikonsumsi secara kontinu setiap pagi, siang, dan malam. dr. Sungadi Santoso menjelaskan jika seseorang mengonsumsi mie instan terlalu sering maka zat pengawet, penyedap, dan zat-zat lain di dalam mi instan akan menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan zat tersebut tidak dapat dinetralisir oleh tubuh
Karbohidrat, lemak, gula, dan garam tambahan merupakan kandungan yang paling banyak ditemukan di dalam makanan cepat saji. Dan kandungan tersebut juga tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Apalagi untuk orang yang sedang dalam masa pertumbuhan, hal tersebut dapat menghambat tumbuh kembang. Hal tersebut sangat merugikan bukan? Oleh karena itu mulailah menjaga pola makan dengan memakan makanan sehat dan seimbang agar tubuh tetap sehat dan terbebas dari penyakit yang mengancam.